about gusnaldi

Meskipun Gusnaldi memimpikan karirnya sebagai makeup artist di usia dini, ia menemukan dirinya menghadapi keputusan yang sulit untuk merubah hidupnya di Sumatera dan pindah ke ibu kota. Itu adalah keputusan yang diambil dan tidak akan pernah ia sesali. Saya berusaha menjadi makeup artist (di awal kehidupan profesional saya), tapi pekerjaan saya sebelumnya adalah sebagai bankir yang tidak memiliki koneksi ke arah itu. Saya pindah dari Bukittinggi, Sumatera Barat ke Jakarta mencoba menjalani hidup baru, kata Gusnaldi.

Di ibu kota , ia belajar bagaimana merias wajah di salon kecil saat itu bernama Martha Tilaar. Meskipun orang yang sudah mandiri memiliki alasan yang baik untuk merayakan keberhasilan mereka, Gusnaldi berpendapat bahwa kerendahan hati adalah unsur penting untuk tetap berada di atas. Jika Anda ingin menjadi SUKSES dan BESAR dalam segala sesuatu yang Anda lakukan dalam hidup, jangan pernah SOMBONG. Hal ini akan membunuh karir Anda, Gusnaldi memperingatkan. Bakat dan reputasi Gusnaldi menduduki dia dengan ke orang orang terkenal. Dan dia mengutip pertemuan pertamnya dengan ibu Liliana Tanoesoedibjo sebagai momen tak terlupakan. Saya masih ingat saat pertama beliau datang ke salon kecil saya di daerah Fatmawati. Yang mengherankan saya adalah beliau telah berhasil mempertahankan fitur muda seperti itu, ia tersenyum.

Gusnaldi mengatakan kerja keras dan profesionalisme telah menjadi kunci kesuksesannya. Bagi saya, profesionalisme berarti mengambil tanggung jawab untuk setiap hal yang saya lakukan. Saya tidak suka membuang waktu atau kesempatan, dan saya sangat profesional dalam membina hubungan dengan orang lain, ia menjelaskan.

Gusnaldi juga diberikan talenta yang SANGAT LUAR BIASA yaitu sebagai penulis buku makeup dan novel. Buku makeup dan novel yang telah dibuat oleh Gusnaldi dan sudah diterbitkan dan diedarkan adalah : Tahun 2003 - The Power of Make-up, Tahun 2005 - Zoom Celebrities Make-up, Tahun 2007 - Instant Make-up, Tahun 2008 - Novel Pria Terakhir (Best Seller), Tahun 2010 - Love Eyes dan Novel Cinta Luna.

Jangan pernah berdiam diri, sikap ini berbicara banyak tentang siapa itu Gusnaldi, individu berbakat yang tidak pernah puas yang selalu berusaha menjadikan dirinya lebih baik dari sebelumnya. Saya mencintai "KEINDAHAN" dan aku ingin mengetahui semuanya. Saya akan selalu mencoba sesuatu hal yang baru tapi yang terpenting adalah bahwa saya menempatkan kreativitas diatas segalanya sebagai sarana untuk mencapai sesuatu yang LUAR BIASA, katanya.

_______________________________________________

Although Gusnaldi began dreaming of a career as a makeup artist at an early age, he found himself facing the difficult decision to usurp his straightforward life in Sumatra and move to the capital. It was a decision that he took and would never come to regret. “I was trying to become a makeup artist [at the beginning of my professional life], but my previous job as a banker had no connection to that. I moved from Bukit Tinggi, West Sumatra, to Jakarta and tried to live a new life,” Gusnaldi says.

In the capital, he learned how to apply makeup at a small salon called Martha Tilaar. Although self-made men have good reason to celebrate their success, Gusnaldi is adamant that humility is the essential ingredient to remaining on top once there. “If you want to be successful and big in everything you do in life, don’t be arrogant. It will kill your career,” he cautions.
Gusnalid’s talent and reputation have sat him across from many a famous face, and he cites his first meeting with Mrs. Liliana Tanoesoedibjo as an unforgettable moment. “I still remember the first time she came to my little salon on Fatmawati. What amazes me is that she has managed to maintain such youthful features,” he smiles.

Gusnaldi says hard work and professionalism have been the keys to his success. “For me, professionalism means taking responsibility for every single thing I do. I don’t like to waste my time, nor chances, and I am very professional in my relationships with others ,” he explains.

Gusnaldi also given a VERY EXTRAORDINARY talent as a writer of books and novels. Make-up Books and Novels that have been made by Gusnaldi and has been published and circulated are : In 2003 - The Power of Make-up, In 2005 - Zoom Celebrities Make-up, In 2007 - Instant Make-up, In 2008 - Pria Terakhir (Novel-Best Seller), In 2010 - Love Eyes and Cinta Luna (Novel).

Never silent, this attitude speaks volumes about who's Gusnaldi, talented individuals who is never satisfied is always trying to make himself better than ever. I love "BEAUTIFUL" and I want to know everything. I'll always try something new but the important things is that I put above all CREATIVITY as a means to achieve something EXTRAORDINARY, he said.


HOME
ABOUT US
NEWS
SALON
WEDDING MAKE UP
PORTFOLIO
COURSE
CONTACT



HOME SALON COURSE Nias Raya street LB 20 No 4
Kelapa Gading North Jakarta
Phone +6221 4503 148, 4502 261
Mobile Phone. +62817 786072 - +62812 8951 1751
ABOUT WEDDING MAKE UP CONTACT
NEWS PORTFOLIO